jump to navigation

Modifikasi Revo Absolute 27 January 2016

Posted by The Naked Rider in Artikel.
Tags:
trackback

Bagi setiap warga Jabotabek yang setiap hari harus menembus kemacetan Jakarta untuk bekerja, motor adalah salah satu pilihan transportasi yang paling praktis. Namun mengingat pekatnya traffic setiap pagi dan sorenya, pemilihan sepeda motor merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan dalam berkendara.

Bagi saya dan kebanyakan orang, motor batangan yang menggunakan kopling manual kurang praktis dan sangat melelahkan. Pilihan berikutnya adalah bebek yang menggunakan kopling otomatis atau skuter matik (skutik) yang hmmmm matik. Kedua jenis motor ini langsing sehingga mudah melakukan manuver diantara kendaraan.

Saya tidak punya matic. Ban nya yang kecil serta badan saya yang tinggi besar (186 cm) tidak match sama sekali. Makanya saya pilih bebek. Pilihan saya jatuh pada Revo Absolute, CW. Tapi tetap saja kekecilan. Setangnya kependekan, Bannya kekecilan. Harus dimodifikasi. Modifikasi pendahuluan dapat dilihat disini.

Bebek Revo ini saya gunakan setiap hari untuk bekerja sehingga saya pastikan enak serta aman dikendarai. Untuk itu ada beberapa modifikasi tambahan yang saya lakukan.

Pertama, mengganti setang Vixion yang sempit dengan fatbar yang lebar. Hal ini memudahkan melakukan manuver dalam berbagai kecepatan. Fatbar ini ada di banyak toko aksesoris motor. Harganya sekitar 220K.

20160126_215904

Perhatikan bahwa saya mengaplikasikan spidometer X-ride sebagai pengukur kecepatan. Spidometer ini cukup akurat dan jauh lebih akurat dibandingkan dengan spidometer aftermarket sebelumnya (bentuknya seperti pengukur RPM disebelah kirai spidometer). Spidometer ini mudah diperoleh di setiap service center Yamaha. Harganya sekitar 350K.

Mengingat setiap hari saya pulang malam maka untuk berkendara di malam hari saya ingin memastikan bahwa lampunya cukup terang dan aman. Saya memilih mengaplikasikan double lamp ala Buell yang saya beli di Polaris seharga 500K.

IMG03120-20160127-0716

Selanjutnya saya pindah ke sektor kaki2 yaitu ban, rem dan sokbreker. Saya mau ban besar untuk bebek saya. Tadinya saya pakai ban non-tubeless. Tapi seminggu kemudian dihajar paku di daerah Manggarai. Saya sebal harus mendorong motor hampir 1KM untuk mencari tukang tambal. Pada sabtu berikutnya saya berkonsultasi dengan Ferdi, pemilik bengkel langganan. Dia bilang dengan teknologi cairan penambal ban, velg jari2 juga bisa mengaplikasikan ban tubeless. Oh ya? Saya betul2 tidak tahu. Saya teringat bahwa saya masih punya ban cadangan bekas Byson (IRC 120/17/70) yang baru saya pakai berjalan sekitar 3 Km karena tak lama beli Byson langsung saya ganti bannya dengan ban yang lebih besar. Eh, ternyata benar2 bisa. Velg jari2 saya sekarang pakai ban besar tubeless. Tapi itu kejadian tahun lalu. Sekarang saya pakai ban Swallow B117 120/17/80 yang berkarakter dual purpose. On road bisa, off road juga bisa. Tadinya saya pakai rem tromol. Tapi remnya hangus kepanasan ketika saya bawa ke Puncak. Tak lama kemudian saya ganti dengan cakram after market merk Ride It. Sangat memuaskan. Sedangkan sokbreker saya pakai sokbreker motor batangan yang saya tambah dengan raiser agar ban tidak nyangkut dikolong.

IMG03122-20160127-0716

Oh ya, saya tadinya saya pakai knalpot racing Nob1. Tapi lama2 keberisikan. Maklum sudah bapak-bapak. Jadi sekarang pakai knalpot Yupiter yang bunyinya sangat kalem.

Kalau ban depan saya pakai IRC sama seperti punya Byson tapi dengan ukuran lebih kecil (100/17/80).

Di sektor mesin, si bebek sudah di bore up menggunakan piston Shogun. Hitungan kasar saya kubikasi ruang bakarnya meningkat dari 110cc menjadi sekitar 130cc. Lumayan untuk menyaingi tarikan truk2 di Bekasi. Maklum kalau tarikan lelet alamat kita dikentutin aja ama asap diesel truk antar kota. Untuk menyiasati mesin yang menjadi ekstra panas setelah di bore up saya membuka ruang aliran angin pada kap penutup mesin. Bentuknya seperti ini. Lumayan adem.

IMG03124-20160127-0717

Akhirnya inilah penampakan terakhir Revo saya. Perhatikan pada sektor buritan saya mengaplikasikan spakbor MX Tiger sehingga Revonya terkesan agak panjang.

IMG03127-20160127-0717IMG03130-20160127-0718IMG03128-20160127-0717IMG03123-20160127-0716

Comments»

1. aji - 7 February 2016

Gan mau nanya ente beli spakbor mx king di mana gan apa di deqler yamaha ada

The Naked Rider - 9 February 2016

Spakbor sekitar 350K. Beli dibengkel biasa. Tapi di Yamaha ada kok.

2. wahyu - 29 April 2016

Bang velg belakang ukuran berapa bang..?

3. Maulana yusuf - 7 October 2016

Keren bang. Mau nanya gan. Itu yg nutup leheran knalpot apa namanya? Agan mnta fb nya boleh? Mau silahturahmi jga gan.makasih

4. Alry - 14 October 2016

Sok depannya di naikkin apa standart bang?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hati-hati Menata Hati

seni menata hati, jiwa dan fikiran

Nunoo's Journal

An ignorant rider

kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

INDOBIKERMAGS

Skutik - Bebek - Sport - Supersport - Superbike - Roadster - Cruiser - Cross - Heavy Enduro - Classic - WSBK - MotoGP

autoblogindonesia

A Simple Blog Contents Automotive Informations

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

tmcblog.com

Motorcycle News | New Product | Racing | Review |

Nichoz Blog

Otomotif | Review Produk | Elektronik | Kuliner | Oleh-oleh

Rudi Triatmono Personal Blogs

A Simple Blog, that contains some articles about Motorcycles, Information Technology, Management and much more...

smartf41z

doa untuk anakku (Faiz-Nafis) agar jadi anak smart

7Leopold7

Catatan ttg bron pit dan perjalanan saya bersama mereka

Otomotoshare's Blog

Sharing Through The Automotive World

learningfromlives.wordpress.com

Gubuk kecil untuk belajar dan berbagi pemikiran.

Yamaha Vixion Club Bogor

MoreThan A Club Activities

%d bloggers like this: