jump to navigation

Teknik Pengereman Skutik Di jalan Licin 11 June 2014

Posted by The Naked Rider in Artikel.
Tags:
trackback

 

092831_banjirc

ilustrasi foto: detik

Kemarin dalam perjalanan ke kantor, skutik yang berada didepan penulis jatuh terjerembab. Pada waktu itu penulis dan pengendara lain sedang melewati sebuah perumahan yang jalanannya penuh ceceran tanah merah yang mungkin jatuh dari dump truck. Pada satu bagian jalan, pemilik rumah di situ berinisiatif membersihkan tanah di depan rumahnya dengan menyemprot tanah-tanah tersebut dengan air dan kemudian menyapukannya kepinggir jalan. Tanpa disadari dengan mencampurkan tanah merah dengan air, ia telah menciptakan arena jalan yang sangat licin. Tak pelak lagi skutik berpenumpang 2 orang di depan saya jatuh terpeleset. Tampaknya ia terkejut dengan gerakan tiba2 penyapu jalan dan mengerem.

Ia jatuh karena kehilangan keseimbangan ketika roda depannya selip. Begitu ia jatuh penulis yang berada dibelakang ikut mengerem tapi selip juga (alhamdulillah tidak jatuh) dan motor penulis terus meluncur dan menghantam spakbor belakangnya sampai melesak. Untunglah kami semua tidak kurang suatu apa.

Apa yang terjadi?

Seperti pernah penulis sampaikan ditulisan terdahulu (lihat tulisan ini) center of gravity skutik terletak kurang lebih di bawah pantat ridernya. Ketika kendaraan mengurangi kecepatan, center of gravity tersebut bergerak ke arah roda depan sehingga pada saat ini bila kita menarik rem belakang, besar kemungkinan motor kita tetap meluncur kedepan karena ban selip. Oleh karenanya teknik yang dianjurkan adalah disamping menarik rem belakang, kita juga menarik rem depan memberikan penekanan yang lebih besar dengan perbandingan 60%-70% (depan) dan 40-30% (belakang).

Namun teknik ini tidak dianjurkan bila berkendara pada jalan rusak, jalan licin dan jalan menurun. Pada jalan-jalan dengan kondisi seperti ini kita mutlak hanya menggunakan rem belakang dengan alasan posisi motor tidak stabil dan memudahkan selip bila menggunakan remdepan. Menurut hemat penulis kita jauh lebih mudah mengendalikan motor yang selip roda belakang daripada roda depan.

Kembali ke cerita sebelumnya, penulis menduga pengendara skutik di atas menggunakan rem depan karena faktor kebiasaan atau ia menggunakan skutik dengan sistim pengereman CBS dimana rem depannya ikut terkunci. Aslinya sistim ini bernama interlocking combination brake system (di Honda disebut CBS) yaitu sistim pengereman dimana bila rem sebelah kiri ditarik, sistim akan mengatur sendiri besaran rem depan dan belakang. Pada skutik jenis ini kita tidak bisa memilih opsi hanya rem belakang, karena tuas rem sebelah kanan hanya untuk rem depan. Saya mensinyalir sistim ini sangat berbahaya digunakan pada jalan yang licin atau rusak berpasir karena ketika mengerem roda depan ikut mengerem (Please CMIIW). Apalagi bagi pengendara skutik pemula yang masih mudah panik.

Oleh karenanya pilihan satu-satunya bagi pengendara skutik CBS bila berada dalam situasi ini adalah mengurangi gas secara perlahan (skutik akan tetap nyelonong bila mengurangi gas secara tiba-tiba), mengerem secara gradual (pakai perasaan, dan waspada dengan gejala selip) serta menjulurkan lidah kedua kaki sebagai rem pembantu dan penyeimbang.

Tampaknya sistem CBS mungkin dirancang untuk jalan yang bagus tapi kurang sesuai dengan kondisi jalan di Indonesia yang memang banyak jalan bagusnya tapi tak kurang banyak jalan buruknya.

Bijaklah dalam memilih skutik, pelajari spek dan featuresnya dengan seksama sebelum memutuskan untuk membeli.

 

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hati-hati Menata Hati

seni menata hati, jiwa dan fikiran

Nunoo's Journal

An ignorant rider

kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

INDOBIKERMAGS

Skutik - Bebek - Sport - Supersport - Superbike - Roadster - Cruiser - Cross - Heavy Enduro - Classic - WSBK - MotoGP

autoblogindonesia

A Simple Blog Contents Automotive Informations

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

tmcblog.com

Motorcycle News | New Product | Racing | Review |

Nichoz Blog

Otomotif | Review Produk | Elektronik | Kuliner | Oleh-oleh

Rudi Triatmono Personal Blogs

A Simple Blog, that contains some articles about Motorcycles, Information Technology, Management and much more...

smartf41z

doa untuk anakku (Faiz-Nafis) agar jadi anak smart

7Leopold7

Catatan ttg bron pit dan perjalanan saya bersama mereka

Otomotoshare's Blog

Sharing Through The Automotive World

learningfromlives.wordpress.com

Gubuk kecil untuk belajar dan berbagi pemikiran.

Yamaha Vixion Club Bogor

MoreThan A Club Activities

%d bloggers like this: