jump to navigation

Inreyen Motor Ganti Seher/Piston/Torak 4 June 2014

Posted by The Naked Rider in Artikel.
Tags:
trackback

Seher

Inreyen/Indreyen adalah serapan bebas dari bahasa Belanda Inrijden yang pada intinya tindakan untuk membiasakan gesekan antara parts metal di dalam enjin motor kita.

Setelah pemakaian beberapa lama karena gesekan dengan seher, lubang silinder akan aus dan ukurannya membesar sehingga ukuran seher dan lubang silinder tidak klop lagi. Konsekwensinya adalah kompresi melemah dan power enjin menurun. Pilihan kita adalah mengganti seher/piston/torak. Bisa menggunakan seher standar dengan mengganti dan mengikis (korter) boring (liner) silinder sehingga ukuran silinder tersebut menjadi standar. Atau mengkorter boring agar dapat menggunakan seher yang lebih besar dari seher standar. Biasanya disebut seher oversize yang biasanya berkisar antara 0.50 (5mm) dan 1.00 (10mm). Jadi jika seher ukuran 53.5 oversize 0.50 artinya ukuran 53.5 ditambah dengan 5mm jadi totalnya menjadi 54.

Aplikasi korter dan penggantian kepala seher ini membuat seher dan lubang silinder harus ‘berkenalan’ dulu. Mereka harus saling menggesek agar permukaan lubang silinder dan permukaan dinding seher saling menyesuaikan sehingga nanti bila bergesekan dalam putaran tinggipun tetap lancar. ‘Perkenalan’ antara parts yang terbuat dari metal inilah yang disebut dengan inreyen.

Inreyen adalah prosedur wajib bagi setiap penggantian seher baik karena yang lama telah aus, mau pun kalau kita mau bore up kapasitas enjin karena menginginkan power yang lebay.

Kegagalan dalam melakukan prosedur inreyen dapat membuat mesin boros BBM (kompresi lemah sehingga kita harus selalu membetot gas untuk mendapatkan kecepatan yang kita inginkan) dan boros oli (permukaan seher dan dinding silinder baret menciptakan celah sehingga oli mesin menerobos keatas dan ikut terbakar bersama bensin dan udara). Mesin motor begini dijamin cepat rusak.

Dalam inreyen, seher dan boring yang baru dikorter disarankan dijaga dalam gesekan putaran mesin rendah sampai sedang sekitar 5000 rpm. Pada motor modifan para biker sering mencopot rpm meter dan spidometer. Nah dalam masa inreyen kedua perlengkapan ini wajib ada agar bisa selalu memantau dan menyesuaikan betotan gas. Betotan gas dalam putaran rpm tinggi apalagi dilakukan dengan tiba tiba dapat membuat mesin mati karena seher macet di lubang silinder.

Oya, sementara inreyen jangan turing dulu ya. Takutnya durasi turing yang lama akan menciptakan panas dan pemuaian yang tidak wajar pada seher dan lubang silinder sehingga bisa macet.

Pada motor baru masa inreyen sering dipatok sekian km (misalnya 1500km, pada ganti oli kedua) walau pada kenyataannya menyelesaikan masa inreyen pada 500 km pertama (ganti oli pertama) kebanyakan juga tidak menyebabkan problem yang serius.

Namun pada motor yang ganti seher, untuk menentukan berapa lama masa inreyen agak tricky juga. Pada motor baru, semua parts mesin adalah baru. Mulai dari seher, stang seher, bearing, noken as, katup, kruk as dan lain-lain itu baru dan harus saling menyesuaikan. Makanya dipatok KM yang agak panjang, misalnya setelah 500 KM atau 1500 KM.

Sementara pada motor yang ganti seher, parts yang baru hanya seher, stang seher dan 2 buah bearing (laher). Sementara parts yang lain adalah parts lama yang sudah saling menyesuaikan diri. Untuk praktisnya seringkali masa inreyen motor ditentukan oleh kepedean mekanik kita. Penulis pernah dianjurkan mekanik yang berani menentukan inreyen pada km seratusan. Karena dia pede proses korter dilakukan dengan ciamik dan paripurna. Dan setelah saya inreyenkan hanya seratusan km memang mampu bertahan selama 4 tahun. Namun sebagian mekanik lain menganjurkan masa yang lebih panjang lagi, di atas 300-an. Tapi menurut penulis masa inreyen yang hanya 100-an KM itu terlalu singkat. Was was juga menjalaninya. Mungkin rentang yang cukup oke adalah antara 300 s/d 500KM, namun sekali lagi berkonsultasilah dengan mekanik kita agar pikiran tenang.

Bila sangsi, sahabat bikers jangan ragu untuk mempertahankan masa inreyen yang lebih lama, kalau perlu sampai 1200an KM. Ketenangan dalam motoran lebih penting daripada waswas. Jantung harganya mahal bro.

Comments»

1. anto - 24 June 2014

Kalo ganti noken as kudu inreyen gak

The Naked Rider - 26 June 2014

gak perlu

The Naked Rider - 24 November 2014

ganti noken as gak perlu inreyen

2. Igfar Pramarizki - 23 November 2014

thanks tipsnya bro

The Naked Rider - 24 November 2014

thanks sama sama.

3. mastur songenep - 5 December 2014

ada yg bilang kalau motor metik itu tdk ada masa indereyen. btul apa gak gan,,,

The Naked Rider - 5 December 2014

Tidak betul itu. Konstruksi mesin skutik sama saja dengan motor biasa. Yang membedakan hanya CVTnya saja

4. choys - 20 December 2014

Mas bro, saya punya kaze 97 dan sekarang udah berjalan 2 bulanan gitulah masa boringnya, tapi kok masih sering macet ya klo mesin udah panas. Padahal jarak tempuhnya cuma 18 km tp baru setengah perjalanan udah macet dan mesin cepat panas sekali.
Kelajuan saya standar inreyen max 5000 rpm dan transmisi pengoperan juga naik turun maklum dikota.
Kira-kira sampe berapa lama ya kondisi seperti itu, trus trik jitunya gimana?
Tolong dibantu pencerahannya.

The Naked Rider - 24 December 2014

Panasnya mesti diturunkan.

Abis bore/stroke up bro? Kemungkinan kompresinya ketinggian, diatas 10 : 1. Kalau kompresi ketinggian panasnya juga ketinggian. Yang dapat terjadi bukan macet saja tapi bisa bolong dan tentu menghancurkan jeroan mesin.

Coba papas pistonnya ditukang bubut untuk mengurangi ketinggiannya. Berapa mili papasnya tergantung berapa rasio kompresi sekarang. Paling safe rasio kompresi maksimum 9,5 : 1.

Tapi untuk sementara bisa dicoba langkah2 berikut.

Coba periksa kem (campshaft) nya. Pakai racing?, balikin ke standar aja bro.

CDI pakai racing? balikin ke standar aja.

Gunakan Pertamax yang titik letupnya lebih tinggi, jadi lebih tahan panas.

Setel klep agak direnggangkan daripada biasanya. Lebih berisik, tapi lebih adem.

Setel karburator yang lebih banyak asupan bensin daripada udara.

Aplikasi Oli dengan kode API SL (boleh pilih yang lain, tapi saya sudah coba macam2, yang paling adem Sh*ll, tapi pilih yang API SL) yang bikin mesin agak adem. Oli itu ada yang kode API SJ dan SL, tulisannya kecil dan tersembunyi. Periksa dengan seksama.

Buka kap bodi yang menghalangi masuk keluar angin untuk mendinginkan mesin. Di motor revo saya, kap bodinya saya coak sedikit agar udara masuk lancar dan udara keluar juga.

Gitu aja bro saran saya. Mudah2an berguna.

5. choys - 24 December 2014

Oke mas bro nanti saya coba, kemarin oversize 0,25 dan mesin semuanya masih standard bawaan.
Terima kasih atas pencerahannya.

Agung - 6 June 2016

Mas mau tanya,kalau motor baru di lemer apa benar tidak boleh di gunakan untuk boncengan dulu? Kalau iya tolong sampai berapa lama tidak boleh boncengan nya itu,terus hal apa aja yang perlu di lakukan setelah motor baru di lemer? Terimakasih mohon balasan nya

6. Anonymous - 12 June 2016

Mas brow..vega zr abiz ganti seher komplit,.brjalan 3bulan ngebul lg tp ngebulnya pas d.panasin saat pagi hari,kalau siang gag keluar asep,,asepnya juga gag banyak cma sekali d.gas ja..tu pun kalau gasnya d.geber keluar asep,,kalau biasa ja ndak keluar asep,,siel klep uda d.ganti bru,,mekanik sampek geleng2 blum nemu solusi,mh0n inf0nya

Revelina - 22 November 2016

COBA RING PISTONNYA DI GANJAL KAWAT SLING SEBIJI AJA,,,BIAR TEKANAN KE DINDING SILINDER MAKIN KUAT,,FUNGSINYA SEPERTI EXPANDER RING

7. agung farel - 21 June 2016

bro saya punya fiz r tahun 2005.. kalau masa inreyen itu kira” lamanya brpa hari bro??? fiz saya baru di kolter 125 skrng jadi 150 lah itu brpa lama kira”

8. Muhammad Ismed PuNah - 13 July 2016

bro revo fi pake seher byson bagus ngga .. ??

9. sani alarcon - 24 August 2016

kalo sudah pernah di oversize dan ingin di kembalikan seperti standar lagi apa masih bisa buat suprafit new

awan - 5 September 2016

Punya saya… suprafit 110. Pernah saya oversise.. pake seher karisma..
Trus di balikin standar…
Silindernya di sok..

10. Revelina - 22 November 2016

kemarin pjupiterku bru ganti piston blm di reyen mlah di pake ngebut,,,,ambrol dah pistonnya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hati-hati Menata Hati

seni menata hati, jiwa dan fikiran

Nunoo's Journal

An ignorant rider

kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

INDOBIKERMAGS

Skutik - Bebek - Sport - Supersport - Superbike - Roadster - Cruiser - Cross - Heavy Enduro - Classic - WSBK - MotoGP

autoblogindonesia

A Simple Blog Contents Automotive Informations

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

tmcblog.com

Motorcycle News | New Product | Racing | Review |

Nichoz Blog

Otomotif | Review Produk | Elektronik | Kuliner | Oleh-oleh

Rudi Triatmono Personal Blogs

A Simple Blog, that contains some articles about Motorcycles, Information Technology, Management and much more...

smartf41z

doa untuk anakku (Faiz-Nafis) agar jadi anak smart

7Leopold7

Catatan ttg bron pit dan perjalanan saya bersama mereka

Otomotoshare's Blog

Sharing Through The Automotive World

learningfromlives.wordpress.com

Gubuk kecil untuk belajar dan berbagi pemikiran.

Yamaha Vixion Club Bogor

MoreThan A Club Activities

%d bloggers like this: