jump to navigation

Memasang Stang Motor Sport di Bebek Revo Absolute 17 April 2014

Posted by The Naked Rider in Artikel.
Tags: , , ,
trackback

Bagi warga Bodetabek, tersedianya Kereta Commuter Line (CL) yang nyaman dengan tarif yang terjangkau (Rp. 8500) merupakan berkah yang luar biasa. Perjalanan dengan mobil yang biasanya memakan waktu 2 jam setiap pagi, membuat perjalanan CL Bekasi-Jakarta yang hanya 45 menit hampir tidak terasa.

Sejalan dengan semakin murahnya tarif CL (dari 8500, dikurangi jadi Rp. 6500 dan kini Rp. 3500), perjalanan dengan CL berubah dari perjalanan yang surgawi menjadi perjalanan nerakawi, saking penuhnya penumpang. Udah tidak cocok lagi setiap hari pakai CL ke Jakarta.

Namun dengan kemacetan menuju Jakarta yang semakin menggila, biaya bensin dan parkir yang meroket, membuat penulis meninggalkan ide menggunakan mobil untuk beraktivitas ke kantor. Naik motor adalah pilihan berikutnya yang dirasakan reasonable. Naik motor memberikan perasaan bebas, independen (tidak tergantung jadwal kereta misalnya) dan nikmat karena terpacunya adrenalin sepanjang perjalanan.

Namun kenikmatan berkendara itu ternyata tergantung motornya. Yang jelas bukan motor sport. Sebagai ilustrasi, selama 2-3 tahun ini penulis hanya sanggup tidak sampai 5 kali pulang pergi Bekasi-Jakarta dengan Byson. Karakter motor sport mengharuskan menekan kopling setiap kali menurunkan atau menaikkan kecepatan yang mana sangat menguras stamina. Belum lagi faktor motor Byson yang bongsor mengurangi kemampuan manuver diantara rapatnya kendaraan yang berebutan menjelajah jalan yang sama. Oleh karenanya penulis lebih suka mengendarai bebek bila berangkat kerja. Bebek Revo Absolute. Mudah dikendarai, tidak perlu menekan tuas kopling dan mudah menyelip diantara kendaraan. Easy.

Namun bebek dengan setang yang didisain rendah menyulitkan penulis yang bertubuh bongsor. Baru berkendara 1 jam saja, pinggang serasa mau patah karena terus membungkuk selama berkendara. Apa akal? Stang motornya mau tak mau harus ditinggikan. Namun problemnya adalah Stang bebek itu dilas paten dan tidak bisa ditinggikan. Ini penampakan Revo penulis.

IMG02545-20140405-2222

Browsing kesana kemari ternyata telah banyak bebekers yang memasang stang motor sport/trail pada motornya. Contohnya ini.

motor stang

Di Kaskus juga ada forum diskusi tentang ini plus foto-fotonya, Namun model stang yang diaplikasikan pada foto-foto tersebut kurang pas dihati penulis. Makanya ketika kemudian penulis ingin mengubah tampilan stang Revo, materinya parts nya penulis pilih sendiri dengan hati-hati.

Pertama untuk base adaptor stang. Di Otista banyak tersedia adaptor untuk berbagai jenis bebek dan matik. Tinggal pilih. Untuk stang, penulis pilih stang Tiger yang tinggi. Alasannya jelas. Panel switch lampu dan klakson (tangan kiri) penulis pilih punya Vixion sementara untuk starter (tangan kanan) penulis pilih punya Shogun yang simpel. Untuk indikator kecepatan, bensin dan RPM meter, penulis pilih produk after market. Untuk lampu depan penulis pilih model batok (kalau tidak salah punya CB100) dan lampu sein punyanya Scoopy. Sedapat mungkin penulis cari parts2 yang berkilau dan dichrome untuk memberikan kesan bersih dan cantik.

Setelah selesai belanja yang dibutuhkan, semua pemasangan parts penulis serahkan ke bengkel dekat rumah.Ini penampakan pada saat pembukaan semua cover.

IMG02570-20140414-1023
Hal berikut yang dilakukan adalah memasang adaptor stang. Adaptor tersebut berbentuk T. Ternyata bagian bawah adaptor (berbentuk pipa) yang penulis beli dianggap tidak safe dengan alasan las dan pipa yang digunakannya tidak kuat. Pilihan yang diambil montir adalah membuang pipa tersebut dan menyambungnya stang asli revo yang telah dipotong dengan dasar adaptor. Sebagai info, jika telah dibuka covernya, stang Revo mirip stang motor sport juga. Ini bentuknya.

IMG02576-20140414-1037

Kemudian stang tersebut dibuang bagian atasnya sehingga tinggal bagian yang berbentuk huruf Y. Oya, ternyata adaptor ini memiliki chrome yang kurang tebal dan dianggap mudah berkarat. Oleh karenanya kemudian dipilox warna hitam. Penampakannya adalah begini.

IMG02578-20140414-1130

Ini bentuknya setelah dipasang.

IMG02580-20140414-1148

Tahap berikutnya adalah memasang raiser tempat mengikat stang. Bentuknya seperti ini.

IMG02581-20140414-1150

Tahap-tahap pemasangan berikutnya dapat dilihat dari seri foto-foto berikut ini.

IMG02583-20140414-1217

 

IMG02584-20140414-1251

Switch dan acceleration handlenya punya Shogun. Ternyata tali gas bawaan revo tidak cukup panjang. Jadi diganti dengan tali gas Shogun juga.

IMG02586-20140414-1402

Switch handle sebelah kiri punyanya Vixion.

Tahap berikutnya adalah pemasangan dudukan speedometer (satu paket dengan adaptor stang)

IMG02587-20140414-1417IMG02588-20140414-1418

Penulis suka sekali dengan cara Yamaha meletakkan indikator bensin di matik Fino. Oleh karenanya penulis memilih menempatkan indikator RPM pada stang.

IMG02589-20140414-1503

Kini lampu depan dan sein telah terpasang

IMG02593-20140414-1655

Sudah kelihatan bentuknya.

IMG02596-20140414-1736

Ini bentuknya setelah jadi.

IMG02601-20140414-1953IMG02604-20140414-1954IMG02599-20140414-1942

 

Comments»

1. Enggar - 30 May 2016

Om tempatnya dmn?

2. reyspeed - 4 June 2016

Pak maaf mau nanya. Itu bagian kabel-kabelnya ada yang dipotong gak ya pak ?

3. marco - 5 June 2016

hbis berapa biaya untuk modif revonya

4. ray - 21 July 2016

mas bro kalo buat masang dudukan scoopy bisa kaga?

5. doglas - 15 September 2016

brpa duit ni gan untuk modifnya ni,,??

6. mviorel - 6 November 2016

biayanya brp ya gan?

7. danendra - 18 November 2016

itu kalo pasang buat honda beat cost nya berapa?

8. Rachmat Fauzi - 24 November 2016

Itu ngeluarin biaya berapa buat modifnya ?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hati-hati Menata Hati

seni menata hati, jiwa dan fikiran

Nunoo's Journal

An ignorant rider

kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

INDOBIKERMAGS

Skutik - Bebek - Sport - Supersport - Superbike - Roadster - Cruiser - Cross - Heavy Enduro - Classic - WSBK - MotoGP

autoblogindonesia

A Simple Blog Contents Automotive Informations

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

tmcblog.com

Motorcycle News | New Product | Racing | Review |

Nichoz Blog

Otomotif | Review Produk | Elektronik | Kuliner | Oleh-oleh

Rudi Triatmono Personal Blogs

A Simple Blog, that contains some articles about Motorcycles, Information Technology, Management and much more...

smartf41z

doa untuk anakku (Faiz-Nafis) agar jadi anak smart

7Leopold7

Catatan ttg bron pit dan perjalanan saya bersama mereka

Otomotoshare's Blog

Sharing Through The Automotive World

learningfromlives.wordpress.com

Gubuk kecil untuk belajar dan berbagi pemikiran.

Yamaha Vixion Club Bogor

MoreThan A Club Activities

%d bloggers like this: