jump to navigation

Posisi Riding Yang Terbaik 25 March 2013

Posted by The Naked Rider in Artikel.
Tags:
trackback

Ketika dulu tahun 80-an memiliki Suzuki GT250, penulis merasakan sangat puas karena motor ini nyaman dikendarai. Motornya seolah nempel dan bersatu dengan penulis. Stangnya tingggi, posisi duduknya agak rendah sehingga sewaktu riding tidak ada terasa tekanan di pundak. Posisi riding juga mantap bila GT diajak untuk cornering atau digeber lebih dari 100kpj.

Namun berbeda dengan Byson. Konon sesuai dengan tuntutan model motor saat ini yang sporty, stangnya dirancang pendek sehingga postur penulis yang tinggi besar sulit memperoleh posisi yang nyaman. Tempat duduknya juga terlalu pendek. Karena itu penulis meninggikan sok breker belakang agar ridingnya nyaman. Disamping itu, untuk menghindari posisi terlalu membungkuk dan memberikan tekanan yang berlebihan pada tangan dan pundak, penulis mengaplikasikan raiser agar stangnya beberapa sentimeter lebih tinggi.

Berdasarkan pengalaman tersebut penulis yakin bahwa riding position yang terbaik bagi setiap rider tergantung dari ukuran motornya serta ukuran tubuh rider tersebut. Bila antara ukuran motor dan ukuran tubuh tidak sebanding maka setiap rider wajib membuat penyesuaian-penyesuaian seperlunya agar mudah didapatkan posisi riding yang memungkinkan kontrol optimal terhadap motor yang dibawanya.

Rider yang telah lama menyemplak motor cenderung menganggap enteng posisi riding dengan anggapan multiplikasi pengalamannya selama ini akan membantunya mengontrol motor dengan baik. Ada yang senang duduk jauh ke belakang. Ada pula yang senang duduk mepet sekali ke tangki. Sebagai rider yang berpengalaman mereka telah memiliki kiat-kiat tersendiri sehingga merasa konfidens dengan riding habitnya tersebut.

Untuk itu saya ingin memberikan beberapa tips tentang posisi riding yang terbaik yang ditujukan terutama bagi rider newbie atau pun rider veteran yang ingin meningkatkan posisi ridingnya.

1. Posisi Duduk.
Tujuan duduk yang baik adalah ‘mengunci’ diri anda dengan motor anda atau lebih tepatnya dengan center of gravity motor anda. Banyak yang menyangka posisi rider motor sport (misalnya Ninja 250) yang mencondongkan badan atau menunduk ke depan adalah untuk mendapatkan aerodinamis yang lebih baik. Walaupun itu ada benarnya, namun sebenarnya adalah karena posisi itulah satu-satunya yang memungkinkan rider ‘bersatu’ dengan motor dan bisa mengendalikannya dengan optimal dalam kecepatan tinggi. Bersatunya rider dengan tunggangannya membuat ia lebih merasakan dimana center of gravity sehingga peka pula terhadap ‘maunya’ si tunggangan dan segera bisa melakukan manuver untuk menyesuaikan diri.

Letak center of gravity motor kosong dan motor dengan bagasi

center-of-gravity-diagram-300x124

Bagaimana cara duduk dengan baik? Untuk mengetahuinya, kendarai motor anda dan cobalah berdiri dipedal kaki dan langsung duduk. Tempat pantat anda menyentuh jok, itulah posisi yang terbaik. Secara naluriah pantat anda akan mencari posisi yang terdekat dengan center of grafity yang bisanya berada di di bawah pangkal tangki. Jika sudah tepat, posisi ini memungkinkan anda mengendarai motor walaupun tanpa memegang setang.

2. Posisi Tangan.
Perhatikan pegangan setang motor anda. Pastikan bahwa jika setang itu digenggam, maka siku anda harus tertekuk. Kalau tangan anda tidak bisa menekuk berarti stangnya kerendahan atau posisi tubuh anda terlalu jauh dan tidak sesuai dengan ergonomis motor. Bila anda mengendarai dengan siku yang lurus apa lagi terkunci, maka berarti anda menyetir dengan bahu, bukan dengan tangan. Nanti rasakan saja pegalnya jika anda riding lebih dari 3 jam. Disamping itu posisi tangan lurus kurang memberikan pengendalian yang optimal terhadap motor.

Perhatikan siku kedua riders ini tertekuk (foto dari blog bro taufik)

komparasinmpbyson3

Riders ini tangannya lurus (foto blog bro maskur)

cewek naik motor

3. Posisi Badan
Kalau anda sudah duduk dengan posisi yang baik, maka biasanya badan akan menyesuaikan sendiri bila pengendalian membutuhkan manuver anggota badan. Misalnya posisi yang baik memungkinkan pinggul dan pinggang secara naluriah membantu pengendaraan jika harus meliuk-liuk diantara lautan kendaraan.

4. Posisi Kaki
Sebagian rider senang duduk mengangkang. Tapi penulis lebih suka duduk dengan kaki menjepit tangki, terutama bila ingin menaikkan kecepatan. Posisi ini membuat duduk semakin mantap dan tidak mudah bergerak walau kita tiba-tiba menginjak lubang atau polisi bobok. Tapi secara naluriah pula posisi kaki akan menyesuaikan diri jika kita akan membelok tajam dalam kecepatan rendah.

Comments»

1. Indra - 25 March 2013

I think you need a new bike. My suggestion at the current market is the Yamah Scorpio. It is currently the biggest CC Touring bike under Rp25 mill. Unlike the Byson, you can add side and centre luggages without ruining the esthetica of the bike.

The Naked Rider - 25 March 2013

Unfortunately I prefer seat bag or tank bag rather than side and center luggages although its cooler. But seat bag provide more stability with less weight. I still like my Byson alot but thinking to take another naked bike this year (or next year) for my kid since he is asking for the bigger one than his existing bebek. In my opinion NVL or NMP is nice. But dont think Streetfire is cool. Thanks bro Indra for coming by.

2. bandit7suzuki - 26 May 2013

stuju om, riding position ama penting, apalagi yg udah berumur kyk ane ga bgitu suka lg ama yg nunduk2 bikin pegel n capek, tp terlalu tinggi jg kurang nyaman. paling pas ya harus sesuaiin sndri, tergantung postur tubuh rider.

3. bandit7suzuki - 13 July 2013

Reblogged this on Indrasuzi OtoMusic Blog.

4. depiz - 13 March 2016

Mantab om penjelasannya. Sbnrnya juga soal kaki, untuk motor tangki wajib hukumnya paha ngejepit tangki, karena membantu menyeimbangkan dari sisi badan bawah ..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Hati-hati Menata Hati

seni menata hati, jiwa dan fikiran

Nunoo's Journal

An ignorant rider

kilaubiru™

Expect nothing. Do something.

INDOBIKERMAGS

Skutik - Bebek - Sport - Supersport - Superbike - Roadster - Cruiser - Cross - Heavy Enduro - Classic - WSBK - MotoGP

autoblogindonesia

A Simple Blog Contents Automotive Informations

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

tmcblog.com

Motorcycle News | New Product | Racing | Review |

Nichoz Blog

Otomotif | Review Produk | Elektronik | Kuliner | Oleh-oleh

Rudi Triatmono Personal Blogs

A Simple Blog, that contains some articles about Motorcycles, Information Technology, Management and much more...

smartf41z

doa untuk anakku (Faiz-Nafis) agar jadi anak smart

7Leopold7

Catatan ttg bron pit dan perjalanan saya bersama mereka

Otomotoshare's Blog

Sharing Through The Automotive World

learningfromlives.wordpress.com

Gubuk kecil untuk belajar dan berbagi pemikiran.

Yamaha Vixion Club Bogor

MoreThan A Club Activities

%d bloggers like this: